Hati-hati Sudah 82 Orang Terjangkit Virus Zika di Singapura, Korban Diperkirakan akan Terus Bertambah

Hati-hati Sudah 82 Orang Terjangkit Virus Zika di Singapura, Korban Diperkirakan akan Terus Bertambah

salah satu bayi yang terinveksi virus zika 20160831 150215 Hati hati Sudah 82 Orang Terjangkit Virus Zika di Singapura, Korban Diperkirakan akan Terus BertambahTokopoker.org Kasus Virus Zika di Singapura diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.

Menteri Kesehatan Singapura telah mengonfirmasi soal penyebaran Zika di negara tersebut, Selasa (31/8/2016).

Sejauh konfirmasi itu diberikan, sudah ada 82 kasus Zika didapat, naik drastis dari 56 kasus pada hari sebelumnya.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan terus berupaya untuk melakukan uji kesehatan untuk warga.

“Kami akan bekerjasama dengan tenaga medis setempat untuk melakukan uji kesehatan terhadap pasien-pasien yang pernah mengalami demam dan terdapat ruam pada kulitnya,” demikian pernyataan kementerian.

Langkah tersebut diharapkan dapat menyingkap kasus-kasus Zika yang sebelumnya tidak terdiagnosa.

Sebanyak 36 orang dari yang terjangkit adalah sekelompok buruh berkewarganegaraan asing di sebuah area konstruksi di timur Singapura.

Pemerintah kemudian menginspeksi sarang-sarang nyamuk di sejumlah area konstruksi di daerah tersebut.

Atas laporan soal menjangkitnya Zika di Singapura, beberapa negara seperti AS, Australia, Taiwan, dan Korea Selatan, mengeluarkan travel warning ke Singapura.

Singapura pertama kali menerima kasus Zika pada 27 Agustus lalu, yaitu seorang perempuan Malaysia yang teruji positif Zika.

Sehari sesudahnya, pemerintah kemudian mendapatkan laporan sebanyak 41 kasus terkait Zika.

Virus dari gigitan nyamuk itu telah menjadi wabah penyakit yang merebak di kawasan Amerika dan Karibia sejak akhir 2015 lalu.

Virus tersebut berisiko ancaman besar bagi wanita hamil, sebab dampaknya akan dialami oleh bayi yang dikandungnya.

Bayi-bayi yang terjangkit Zika biasanya akan mengalami mikrosefalus, alias kelainan otak yang membuat ukuran kepala si bayi mengecil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan status darurat internasional atas Zika.

Selain Singapura, masih ada sejumlah negara Asia Tenggara lain yang pernah menerima kasus Zika di negaranya, yaitu Indonesia, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Sebelum merebak hingga ke kawasan Amerika, sejumlah ahli memperkirakan sirkulasi Zika justru berawal dari Asia.

Sejak era 50-an, kasus Zika terdeteksi dari Indonesia hingga Pakistan, namun mewabahnya virus itu tidak terlalu diketahui.

Hal itu disebabkan jarangnya uji Zika dilakukan oleh pusat kesehatan masyarakat, karena gejala Zika mirip dengan gejala penyakit lain seperti demam berdarah dan cikungunya.

Namun, sebenarnya penyebaran Zika tak hanya melalui gigitan nyamuk, tetapi juga melalui hubungan seksual, transfusi darah, dan kehamilan.

 Hati hati Sudah 82 Orang Terjangkit Virus Zika di Singapura, Korban Diperkirakan akan Terus Bertambah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *