Sepakbola Indonesia Kembali Ricuh, Satu Suporter Tewas

kerusuhan tokopoker Sepakbola Indonesia Kembali Ricuh, Satu Suporter TewasTokoPoker – Sepakbola Indonesia kembali ricuh dan menelan korban jiwa. Kali ini dalam laga antara Persis Solo kontra Martapura FC di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu 22 Oktober 2014.

Korban tewas dalam kerusahan itu adalah pendukung Persis Solo (Pasopati), Joko Priyanto (35) asal Desa Palem RT 07 RW 02, Kecamatan Simo, Boyolali, Jawa Tengah.

Kapolresta Surakarta, Komisaris Besar (Pol) Iriansyah menjelaskan korban tewas akibat luka sebuah benda tajam yang menembus dada korban hingga mengenai paru-paru. Namun, ia enggan merinci benda tajam yang dimaksud.

“Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan tim medis, korban meninggal karena terkena benda tajam sedalam 8 cm hingga tembus ke paru-parunya,” ujar Iriansyah dikutip Dream.co.id dari lamanMerdeka.com.

Lebih lanjut Kapolresta mengatakan, hampir 15 anggotanya juga mengalami luka saat terjadi kerusuhan. Bahkan di antaranya ada yang harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

kerusuhan1 tokopoker Sepakbola Indonesia Kembali Ricuh, Satu Suporter TewasSebelumnya, Iriansyah mengatakan korban tewas adalah suporter yang dikeroyok sesama suporter, lantaran dikira intel yang sedang menyamar. Polisi menemukan korban tergeletak di depan pintu utama VVIP stadion Manahan, setelah kerusuhan reda.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan suporter Pasoepati menyebutkan, korban tewas dengan luka tembak di dada sebelah kanan hingga tembus ke punggung. Saat itu korban segera dilarikan ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong.

Kerusuhan pecah setelah para suporter Persis Solo marah dan menganggap wasit berat sebelah, memihak kepada kesebelasan Martapura. Pasoepati ini langsung masuk ke dalam lapangan untuk mengejar wasit. Aparat kepolisian lalu mengevakuasi wasit keluar dari lapangan.

kerusuhan2 tokopoker Sepakbola Indonesia Kembali Ricuh, Satu Suporter TewasTapi reaksi suporter malah bertambah dan melempari polisi dengan botol minuman kosong ke arah petugas. Para Suporter ini lalu melampiaskan kemarahan dengan merusak kendaraan milik polisi.

Dalam laga itu, skor kedua kesebelasan berakhir imbang 1-1. Gol Martapura FC dicetak pemain veteran Isnan Ali pada menit 3 dan gol Persis dilesakkan melalui kaki Dedi pada menit 55.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *